Tanya Jawab Biokimia | Air dan Garam Mineral

1. Berapakah kira-kira persentase kandungan air dalam tubuh kita? apakah semakin tua seseorang maka kandungan airnya makin tinggi?
Sekitar 65% dari massa tubuh kita adalah air. Otak, merupakan organ tubuh manusia yang memiliki kandungan air terbanyak yaitu 90 %, otot-otot 85%, dan tulang antara 25% dan 40% terdiri atas air.Individu dewasa muda secara proporsional memiliki kandungan massa air lebih tinggi ketimbang orang yang  lebih tua.
2. Secara Biologis, apa Fungsi Utama air?
Air adalah pelarut utama dalam reaksi kimia makhluk hidup, air juga merupakan sarana utama transportasi zat dalam sel dan antara sel dan jaringan dan bertanggung jawab untuk pemeliharaan suhu yang memadai untuk fungsi organisme. Air juga merupakan pereaksi atau produk reaksi biokimia, seperti fotosintesis, respirasi seluler, ikatan peptida untuk pembentukan protein, dll
3. Air memiliki peran penting dalam reaksi organik. Apakah contoh dari dua jenis reaksi organik di mana air masing-masing dibutuhkan atau dibebaskan dalam produk reaksi ini?
Fotosintesis adalah suatu proses biokimia di mana air dimasukkan ke dalam molekul organik. Dalam reaksi, atom hidrogen dari air ikut membentuk glukosa dan atom oksigen dari air membentuk molekul oksigen : karbon dioksida + air + cahaya = glukosa + oksigen.
Respirasi aerobik adalah contoh dari reaksi biokimia di mana air dihasilkan: glukosa + oksigen = karbon dioksida + air.
4. Apa pentingnya air dalam aktivitas enzim?
Enzim, katalis biologis, tergantung pada air untuk mencapai substrat mereka dan mengikat mereka. Tidak ada aktivitas enzimatik tanpa air. Selain itu, enzim tergantung pada interval pH yang cukup untuk kinerjanya dan pH merupakan konsekuensi dari pembebasan kation hidrogen (H +) dan anion hidroksil (OH-) dengan asam dan basa dalam larutan air.
5. Apa saja sifat  utama air yang membuat air menjadi spesial untuk kehidupan?
Sifat air yang membuat air penting secara biologis adalah polaritas molekul, stabilitas termal,  netralitas asam-basa, ukuran molekul kecil dan reaktivitas kimia yang rendah. (Dibandingkan dengan zat lain, seperti etanol atau hidrogen sulfida.)
6. Apakah yang dimaksud dengan Ion?
Ion adalah atom atau zat bermuatan listrik. Kedua jenis ion kation dan anion. Kation adalah ion dengan muatan listrik positif dan anion adalah ion dengan muatan listrik negatif.
7. Sebutkan ion positif utama yang terdapat dalam makhluk hidup?
Kation utama yang terdapat pada makhluk hidup adalah kation natrium (Na +), kation kalium (K +), kation kalsium (Ca + +), kation besi (Fe + +, Fe + + +), kation magnesium (Mg + +), kation seng (Zn + + ) dan kation mangan (Mn + +).
8. Apa sajakah ion negatif utama yang ditemukan dalam makhluk hidup?
Anion utama yang ditemukan dalam makhluk hidup adalah anion klorin (Cl-), anion fosfat (PO4 -), anion bikarbonat (HCO3-), anion nitrat (NO3-) dan anion sulfat (SO4-).
9. Mengapa pengaturan pH penting bagi makhluk hidup? Bagaimana garam mineral berpartisipasi dalam peraturan ini?
Potensi hidrogen (pH) adalah ukuran jumlah ion hidrogen (H-) dalam suatu larutan. Pengaturan pH sesuai dengan kebutuhan masing-masing organ atau jaringan sangat penting bagi organisme karena enzim bekerja hanya pada rentang pH tertentu dan banyak protein hanya aktif pada suatu rentangan pH. Oleh karena itu reaksi biokimia tergantung pada tingkat pH yang benar terjadi. PH netral adalah salah satu sifat air.
10. Pada proses biologis apa sajakah kalsium berpartisipasi?
Kalsium hadir di hampir semua sel dan memiliki beberapa fungsi.
Kalsium memiliki peran penting dalam kontraksi otot, dalam proses pembekuan darah, dalam struktur jaringan tulang, gigi, dalam motilitas dari flagellum sel sperma dan dalam transmisi saraf.
11. Apa yang dimaksud dengan hemoglobin?
Hemoglobin adalah protein di dalam darah yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen dari paru ke jaringan dan sel.
Molekul hemoglobin terdiri dari empat rantai protein, masing-masing dengan kelompok heme yang mengandung atom besi. Besi bertanggung jawab untuk mengikat oksigen dalam paru-paru dan hemoglobin dikenal juga sebagai zat merah pada darah.
12. Apa pentingnya magnesium untuk tanaman? Apa fungsi biologis utama  magnesium?
Magnesium adalah zat penting bagi tanaman karena merupakan bagian dari molekul klorofil (dan klorofil penting untuk fotosintesis). Pada hewan Magnesium juga bertindak sebagai kofaktor dari beberapa enzim dan penting relaksasi otot danuntuk transmisi saraf.
13. Mengapa yodium penting bagi manusia?
Yodium adalah suatu unsur kimia mendasar bagi berfungsinya kelenjar tiroid karena merupakan bagian dari hormon yang diproduksi oleh kelenjar ini. Kekurangan yodium menciptakan semacam hipotiroidisme, penyakit yang dikenal sebagai gondok.

Baca Selengkapnya >>

Tanya Jawab Biokimia Pendahuluan


1. Apa unsur-unsur kimia penyusun sebagian besar materi hidup biologis?
Unsur-unsur kimia penyusun sebagian besar molekul makhluk hidup adalah oksigen (O), karbon (C), hidrogen (H) dan nitrogen (N).

2. Makhluk hidup tersusun atas zat organik dan anorganik. Menurut kompleksitas molekulnya bagaimana masing-masing zat diklasifikasikan?
Zat anorganik, seperti air, garam mineral, molekul oksigen dan karbon dioksida, adalah molekul kecil yang terbuat dari beberapa atom. Zat organik, secara umum, seperti glukosa, asam lemak dan protein, molekul yang jauh lebih kompleks terbuat dari rangkaian karbon terikat dalam rantai karbon.

3. Molekul zat Anorganik apa yang paling penting bagi makhluk hidup?
Zat anorganik yang paling penting bagi makhluk hidup adalah air, garam mineral, karbon dioksida dan molekul oksigen. Meskipun sebenarnya masih ada lagi zat anorganik lain yang dibutuhkan makhluk hidup

4. Apa itu garam mineral? Didalam makhluk hidup distruktur manakah kita dapat menemukan garam mineral?
Garam mineral adalah zat anorganik sederhana yang terbuat dari unsur kimia logam, seperti besi, natrium, kalsium, kalium, dan magnesium, atau elemen non-logam , seperti klorin dan fosfor.
Mereka dapat ditemukan sebagai bagian dari struktur organisme, seperti kalsium dalam tulang. Mereka juga dapat ditemukan terlarut dalam air, sebagai ion: misalnya, natrium dan kalium dalam cairan sel.

5. Sebutkan molekul organik paling penting untuk makhluk hidup?
Ada banyak jenis molekul organik yang penting bagi makhluk hidup. Terutama yang terpenting adalah asam amino dan protein, karbohidrat (termasuk glukosa), lipid dan asam nukleat (DNA dan RNA).

6. Apa fungsi utama  molekul organik bagi makhluk hidup?
Molekul organik, seperti protein, lipid dan karbohidrat, melakukan beberapa fungsi bagi organisme biologis. Fungsi Yang perlu diperhatikan adalah fungsi struktural (sebagai bagian dari materi yang berfungsi memelihara organ, membran, organel sel, dll), fungsi energi (reaksi metabolisme energi), kontrol dan fungsi informatif (kontrol kode genetik , sinyal antar dan intraseluler, integrasi endokrin) dan fungsi protein enzimatik (fasilitasi dari reaksi kimia).

7. Sebutkan contoh dari fungsi struktural molekul organik?
Molekul organik memiliki fungsi struktural karena mereka adalah bagian dari sel membran , sitoskeleton, dinding organ dan dinding pembuluh darah, tulang, tulang rawan dan, pada tumbuhan, pada jaringan konduktif dan jaringan penyokong.

8. Sebutkan contoh dari kontrol dan fungsi informatif molekul organik?
Berdasarkan informasi genetik, molekul organik mengontrol seluruh pekerjaan sel. Asam-asam nukleat, DNA dan RNA, adalah molekul organik yang mengarahkan sintesis protein , dan protein pada gilirannya adalah molekul utama yang bertanggung jawab untuk keragaman tugas biologi selular. Dalam membran dan di dalam sel, beberapa molekul organik bertindak sebagai reseptor informasi dan pemberi sinyal. Protein dan lipid memiliki peran penting dalam komunikasi antara sel dan jaringan, bertindak sebagai hormon, zat yang mengirimkan informasi pada seluruh jaringan organisme.

9. Apa yang dimaksud biopolimer?
Polimer adalah makromolekul yang dibentuk oleh penyatuan dari beberapa molekul identik yang lebih kecil, yang disebut monomer. Biopolimer adalah polimer yang terdapat pada makhluk hidup. Selulosa, pati dan glikogen, misalnya, merupakan polimer dari glukosa.
Baca Selengkapnya >>

Kamus Istilah Biologi | J

Istilah Biologi
Jamur (fungus; fungi) : Nama umum semua anggota dunia jamur (regnum fungi)

Jamur karat (rusts) : Nama umum jenis jamur yang tergolong bangsa Pucciniales; disebut demikian karena massa spora yang dibentuknya menyebabkan tempat tumbuhnya menjadi kelihatan berkarat; banyak di antaranya merupakan penyakit tanaman yang serius

Jamur lendir (slime moulds) : Sekelompok jamur yang tergolong kelas Myxomycetes dan disebut demikian karena stadium vegetatifnya sering kelihatan seperti lendir

Jamur merang (paddy straw mushroom) : Jamur Volvariella volvacea yang berbentuk tudung payung; banyak ditanam orang di Asia Tenggara pada bedengan yang tersusun atas merang dan atau sekam dalam keadaan lembab dan suhu +- 30 derajat celcius; tubuh buahnya yang enak dimakan sering diperjualbelikan sebelum tudungnya berkembang

Jamur oncom (bakery moulds, Monilia sitophila (Mont. Sacc) : Jamur yang merupakan stadium konidium jamur Neurospora sitophila Shear dan Dodge; jamur ini berwarna jingga dan sering tumbuh di tempat-tempat yang baru dibakar; karena pertumbuhannya amat cepat, kontaminasi olehnya di laboratorium dan lemari roti dapat mengganggu sekali; di Jawa Barat dipakai untuk menginokulasi ampas kedelai sisa pembuatan tahu yang kadang-kadang dicampur bungkil kacang tanah dan hasilnya berupa makanan oncom

Jamur pencil (blue moulds) : Beberapa jenis kapang tergolong marga Penicillium yang berwarna biru

Jamur upas (pink disease) : Jamur Polypolares yang tubuh buahnya merupakan lapisan miselium tipis berwarna merah jambu keputihan; parasit yang amat berbahaya terhadap puluhan jenis tanaman pertanian; nama ilmiahnya adalah Corticium salmonicolor Berk & Br

Jantung (heart) : Organ yang mengatur peredaran darah pada binatang dan manusia; organ ini berotot kuat, berongga dengan beberapa ruang yang masing-masing dilengkapi dengan sebuah katup yang berfungsi sebagai pengatur arah sirkulasi darah ke seluruh tubuh; otot-otot jantung berkontraksi secara otomatis dan beritme

Jaringan (tissue) : Kumpulan sel atau hifa yang mempunyai fungsi yang sama; merupakan unsur pembentuk organ atau bagian tubuh

Jaringan adiposa (adipose tissue) : Jaringan lemak; jaringan penghubung yang sel-selnya mengandung lemak berbentuk bulatan-bulatan besar

Jaringan dasar (ground tissue) : Dalam botani, semua jaringan dewasa yang tidak termasuk epidermis, periderma, atau jaringan pembuluh

Jaringan otot (muscle) : Jaringan yang terdiri atas sel-sel serat khusus yang berfungsi untuk menggerakkan atau berkontraksi, dibedakan menjadi otot sadar yang menggerakkan anggota badan (kaki, tangan, dsb), otot halus yang menyebabkan gerakan kembang-kempis pada usus dan anus, dan otot janutng yang menyebabkan denyut jantung

Jaringan pembuluh (vascular tissue) : Jaringan yang sebagian besar berfungsi sebagai organ penyalur semua kegiatan pada tumbuhan tingkat tinggi; umumnya terdiri atas floem dan xilem yang kemudian membentuk suatu sistem peredaran ke seluruh tubuh tumbuhan

Jaringan perantara (conjunctive tissue) : Parenkima yang terdapat di antara dua jaringan pembuluh sekunder pada monokotil

Jaringan saraf (nervous tissue) : Jaringan yang tersusun dari sel saraf (neuron) dan jaringan pembantu (neuroglia) berupa sel-sel serabut dan lapisan pembungkus dari bahan fosgolipid (myelin)

Jaringan somatik (somatic tissue) : Jaringan yang tersusun dari sel tubuh (tidak berfungsi untuk kawin)

Jaringan tapis (sieve tissue) : Jaringan utama yang terdapat pada floem tumbuhan

Jasad renik (microorganism) : Makhluk hidup sederhana terbentuk dari satu atau beberapa sel yang hanya dapat dilihat dengan kaca pembesar atau mikroskop, berupa tumbuhan atau hewan; biasanya hidup secara parasit atau saprofit; contoh: bakteri, kapang, ragi, amoeba

Jari-jari empulur (interfascicular region) : Bagian jaringan yang terletak di antara jaringan pembuluh; disebut juga daerah antarberkas

Jejunum (jejunum) : Bagian usus kecil yang terletak di antara duodenum dan ileum pada mamalia

Jenis (species) : Unit terendah pada klasifikasi yang umum dipakai; nama-nama umum pada hewan atau tumbuhan juga mengacu pada nama jenis, misalnya kuda, biri-biri, manusia, ketela pohon, dan coklat

Jurasik (jurassic) : Periode pertengahan dari Mesozoikum antara 155 dan 130 juta tahun yang lalu; periode ini ditandai dengan merajalelanya dinosaurus, munculnya binatang menyusui primitif dan melimpahnya tumbuhan berbuah runjung

Baca Selengkapnya >>

Kamus Istilah Biologi | I

Istilah Biologi
Identifikasi (identification) : Proses penentuan identitas individu atau spesimen suatu takson dengan membanding-bandingkannya dengan contoh spesimen yang identitasnya sudah jelas

Idioblas (idioblast) : Sel yang terdapat dalam satu jaringan yang berbeda, baik dalam bentuk maupun isinya dari sel-sel sekitarnya, misalnya sel yang berisi tannin

Ideogram (ideogram) : Diagram tentang kromosom yang menunjukkan ukuran-ukuran relatif kromosom, letak sentromer traban, dan bagian-bagian sekunder yang lain

Idioplasma (idioplasm) : Bagian protoplasma yang berfungsi/berperan khusus dalam penerusan sifat-sifat keturunan

Ikatan medula (medullary bundle) : Jaringan pembuluh yang terletak dekat dengan tabung pusat suatu batang

Ikatan pembuluh (vascular bundle) : Berkas jaringan penghantar pada tumbuh-tumbuhan yang terdiri atas xylem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis)

Ikatan pembuluh bikolateral (bicollateral vascular bundle) : Jaringan pembuluh yang floemnya terletak di kedua sisi xylem

Iklim (climate) : Pola cuaca, khususnya mengenai suhu, kelembaban (banyak curah hujan), keadaan angin, dan tekanan udara pada suatu daerah atau wilayah selama setahun; dipengaruhi oleh letak geografi, ketinggian dari permukaan laut, dan keadaan lingkungan (daratan, lautan, hutan, dsb); dibedakan menjadi iklim basah, iklim kering, iklim panas, iklim sedang, dan iklim dingin

Ileum (ileum) : Usus kecil antara ventrikulus dan kolon

Imago (imago) : Serangga yang secara seksual telah dewasa

Imbesilitas (imbecility) : Keadaan perkembangan kejiwaan/ mental yang terbelakang

Imbibisi (imbibitions) : Penyerapan air ke dalam rongga-rongga jaringan melalui pori-pori, disebabkan terutama oleh daya serap dari senyawa polisakarida, seperti hemiselulosa, pati, dan selulosa

Impermeabel (impermeable) : Tidak dapat dilalui oleh molekul-molekul

Impoten (impotent) : Lemah syahwat pada laki-laki

Impuls (impulse) : “Pesan” atau "rangsangan" dari luar organ yang dialirkan melalui serabut saraf; berupa rangsangan kimia maupun fisik yang terutama menyentuh selaput permukaan serabut saraf tadi

Imun (immune) : Bebas dari penyakit karena tidak dapat terinfeksi; juga sering disebut kebal

Imunisasi (immunization) : Perlakuan yang diberikan kepada individu hewan atau manusia untuk membuatnya kebal terhadap penyakit menular

Imunitas (immunity) : Kemampuan hewan atau tumbuhan melawan serangga/ jasad renik patogen sehingga tidak menjadi sakit karena terbentuknya antibodi oleh tubuh inang (kekebalan aktif) atau karena memperoleh antibodi dari hewan lain (kekebalan pasif)

Inang (host) : Makhluk yang diinfeksi oleh parasit; inang tetap adalah inang di tempat hewan yang memarasitnya mengalami kematangan kelamin; inang perantara adalah inang di tempat parasitnya melangsungkan daur hidupnya, tetapi tidak mengalami kematangan kelamin

Indeks (index) : Angka atau formula yang menunjukkan perimbangan antara suatu jumlah tertentu dan jumlah lainnya

Individu (individual) : Setiap tumbuhan atau hewan, yang secara fisiologi berdiri sendiri; contoh: satu pohon kelapa, seekor sapi, seorang manusia

Indumentum (indumentums) : Lapisan bulu pada burung atau lapisan rambut yang menutupi daun

Indung telur (ovary) : (Zoologi) Gonad betina atau kelenjar reproduksi yang di dalamnya berkembang telur-telur dan hormon-hormon yang mengatur sifat-sifat kelamin betina; (Botani) bagian bawah putik yang membesar pada Angiospermae, yang melindungi bakal biji atau biji-biji muda

Indusium (indusium) : Penutup berbentuk jala-jala yang menggantung di bawah tudung di ujung tangkai pada jamur-jamur Gasteromycetes tertentu; pada tumbuhan paku merupakan lapisan penutup dan pelindung sorus pada sporangium yang sedang tumbuh

Infeksi (infection) : Masuknya jasad renik patogen ke dalam tubuh atau jaringan tumbuhan atau hewan melaui udara, minuman, makanan, atau gigitan hewan perantara (vector) diikuti dengan gejala penyakit

Inferior (inferior) : 1. Kualitas sifat suatu individu yang berada di bawah individu yang lain; 2. Posisi letak suatu organ yang berada di bawah organ lain

Infra (infra) : Posisi/ status sesuatu yang berada di bawah atau lebih di bawah/ rendah daripada posisi/ status objek serupa; lawannya supra

Inkubasi (incubation) : Masa antara inokulasi atau infeksi sampai pertumbuhan koloni yang karakteristik atau sampai terjadinya gejala penyakit yang khas yang ditimbulkan oleh jasad renik patogen

Inokulum (inoculums) : Sediaan yang mengandung jasad renik tertentu yang memiliki kegiatan/ sifat yang khas untuk dibiakkan pada suatu media atau bahan tertentu; contoh: ragi tempe

Insang (gill) : Organ pernapasan pada binatang air tertentu; melalui permukaan insang terjadi pertukaran dengan difusi oksigen dan zat asam arang di antara air dan darah

Insekta (insect) : Binatang beruas yang tubuhnya menjadi tiga bagian pokok, yaitu kepala, dada/ toraks, dan abdomen; pada toraks terdapat tiga pasang kaki dan satu atau dua pasang sayap yang kadang-kadang tidak terbentuk atau berkembang sempurna

Insektarium (insectary) : Wadah pemeliharaan dan pembiakan serangga yang kehidupannya diteliti atau diamati; bandingkan dengan akuarium

Insektisida (insecticide) : Senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh serangga

Insektivora (insectivore) : Makhluk yang memangsa serangga sebagai pakan utamanya

Insipien (incipient) : Mulai tampak atau muncul (mengenai bentuk khas suatu organ)

In situ (in situ) : Petunjuk yang menerangkan bahwa objek yang dibicarakan berada di dalam tempat/ lingkungan alamiahnya yang asli atau pada posisinya yang normal; contoh: konservasi harimau in situ (di hutan tempat tinggalnya yang asli, bukan di kebun binatang; lawannya ex situ

Insulin (insulin) : Hormon yang dihasilkan oleh pulau kecil Langerhans pada pankreas yang mengendalikan oksidasi gula; sekresi hormon ini dirangsang oleh konsentrasi gula yang tinggi di dalam darah; insulin menurunkan konsentrasi gula dalam darah dengan cara menekan perombakan glikogen dalam hati dan menggiatkan pembentukan glikogen dari glukosa di dalam hati dan otot serta pembentukan lemak dari glukosa di dalam sel-sel lemak; insulin juga merangsang sintesis protein

Integumen (integument) : 1. Jaringan bagian ovul yang menyelubungi nuselus; kebanyakan tumbuhan berbunga mempunyai dua lapis integumen, luar dan dalam; 2. Lapisan tubuh paling luar, terutama kulit dan turunan-turunannya

Interfase (interphase) : Salah satu fase pembelahan sel, yaitu bila sel berada dalam keadaan istirahat

Interferon (interferon) : Zat anti-virus yang dihasilkan tubuh mamalia ketika terjadi serangan virus

Interior (interior) : Petunjuk posisi yang menerangkan letak atau tempat pada bagian dalam (ruangan, rongga tubuh, dll); lawannya eksterior

Interkalari (intercalary) : Pertumbuhan atau perkembangan (meristem) yang tidak tejadi di ujung, tetapi di antara ujung dan dasar, misalnya pada dasar ruas dan daun tumbuhan monokotil

Intersel (intercellular) : Di antara sel

Intestin (intestine) : Bagian saluran pencernaan mulai dari pilorus sampai ke usus

Inti biji (kernel) : Biji yang berkulit keras, biasanya banyak mengandung pati; contoh: biji jagung

Inti sel (nucleus) : Struktur yang terdapat di hampir semua sel tumbuhan dan hewan, umumnya berbentuk bulat dengan dinding membran yang relatif tetap bentuknya, sangat penting bagi kehidupan suatu sel; merupakan pusat sintesis asam nukleat, DNA, dan RNA yang menghasilkan protein spesifik dan perpindahan sifat-sifat yang homozigot pada lokus tertentu

Inti sel sekunder (secondary nucleus) : Inti sel yang terbentuk dari pembauran dua inti kutub dalam kantung embrio tumbuhan sebelum terjadi peristiwa pembuahan; disebut pula inti endosperma primer

Inti sperma (sperm-nucleus) : Inti sel pada sperma atau sel mani; inti sperma dapat lebih mudah dilihat sebelum terjadinya pembuahan sesaat sesudah sperma masuk ke dalam sel telur

Intrasel (intracellular) : Di dalam sel

Intrinsik (intrinsic) : Merupakan bagian dalam atau tak terpisahkan dari suatu organ atau alat tertentu; contoh: otot intrinsik dari lidah

Introgresi (introgression; introgressive hybridization) : Penyusunan gen secara terus-menerus melalui perkawinan silang secara alami dari satu jenis tertentu kepada jenis yang lain; akibat dari proses itu timbul himpunan individu dengan tingkat intensitas penyusupan yang berbeda-beda

Inulin (inulin) : Senyawa polisakarida yang larut dalam air, terdiri atas molekul-molekul fruktosa; ditemukan sebagai cadangan makanan pada Compositae dan umbi dahlia dan digunakan untuk pembuatan bahan makanan bagi penderita sakit diabetes; zat ini tidak dijumpai pada hewan

In vacuo (in vacuo) : Dalam keadaan hampa udara

Inversi (inversion) : Proses perubahan fungsi atau posisi; keadaan pada kromosom yang menunjukkan adanya perpindahan tempat secara terbalik pada bagian kromosom; proses ini terjadi waktu kromosom tersebut terpotong dan kemudian potongan-potongan tadi bersatu kembali

Invertebrata (invertebrate) : Binatang yang tidak bertulang punggung, yaitu semua anggota filum Chordata yang tidak termasuk anggota filum vertebrata; anggota filum invertebrata antara lain amoeba, cacing, keong, lalat, binatang laut, dll

In vitro (in vitro) : Secara harfiah berarti “dalam gelas”, umumnya dipakai untuk menunjukkan keadaan atau percobaan pertumbuhan yang tidak dalam keadaan alamiah; jadi, di laboratorium dalam biakan dengan medium buatan, tidak dalam sel atau jaringan hidup

In vivo (in vivo) : 1. Secara harfiah berarti “dalam sesuatu yang hidup”; umumnya dipakai untuk menerangkan keadaan atau percobaan pertumbuhan dalam keadaan alamiah sel atau jaringan hidup; jadi, bukan dalam medium buatan; 2. Reaksi atau proses yang terjadi di dalam sel hidup

Iris (iris) : Cakram pada mata, bundar, tipis, dan mampu berkontraksi, terletak di antara kornea dan lensa, mengelilingi pupil

Isogamet (isogamete) : Gamet-gamet yang jenis kelaminnya berbeda, tetapi secara morfologi tidak dapat dibedakan satu dengan yang lainnya

Isogami (isogamy) : Perkawinan antara dua isogamet; keadaan tidak terjadinya diferensiasi gamet menjadi jantan atau betina; dijumpai pada ganggang hijau, fungi, dan juga Protozoa

Isokromatik (isochromatic) : Berhubungan dengan sel atau jaringan yang memiliki warna sama dalam proses pengecatan

Isolasi reproduksi (reproductive isolation) : Isolasi yang menyebabkan tertutupnya pertukaran gen antara populasi yang mempunyai sifat-sifat genotype yang berbeda, misalnya bentuk alat-alat reproduksi, biologi bunga, atau tingkat fertilitasnya

Isomer (isomorphous) : Mempunyai bentuk yang sama

Isotope (isotype) : Duplikat (bagian dari suatu nomor koleksi yang dikumpulkan dalam waktu yang sama) dari holotipe
Baca Selengkapnya >>

Kamus Istilah Biologi | H

Istilah Biologi
Habitat (habitat) : Tempat makhluk hidup biasanya tumbuh dan hidup secara alamiah

Hama (pest) : Dalam fitopatologi berarti binatang (umumnya serangga, burung, rodentia, dan sebagainya) yang mendatangkan kerusakan pada bagian-bagian tanaman atau menimbulkan pengurangan produksi pertanian

Haploid (haploid) : Keadaan dalam sel, jaringan atau stadium yang inti-inti selnya hanya mempunyai satu perangkat kromosom yang tidak berpasangan; jadi hanya ada satu perangkat/ setengah pasangan kromosom dalam satu inti sel

Hara (nutrient) : Zat yang diperlukan tumbuhan atau hewan untuk pertumbuhan pembentukan jaringan dan kegiatan hidup lainnya, diperoleh dari bahan makanan mineral; contoh: protein, kabohidrat, vitamin, mineral

Hati (liver) : Organ kelenjar yang terdapat di dalam rongga perut/ bagian anterior abdomen vertebrata; hati mempunyai beberapa fungsi: (1) mensekresi empedu, (2) metabolisme, dan (3) penyimpanan glikogen

Haustorium (haustorium) : 1. Alat serap zat hara pada jamur parasit yang bentuk dan sasarannya bermacam-macam; dibentuk secara interseluler oleh interaksi antara cabang hifa dan sel hidup inangnya, yang oleh jamurnya ditembus tanpa dimatikan; 2. Akar yang tumbuh menembus pepagan pohon inangnya dan berfungsi untuk menyerap air dan makanan dari tumbuhan inangnya; akar isap; contoh: akar benalu-benaluan (Loranthaceae)

Heksakan (hexacanth) : Embrio cacing pita yang mempunyai enam kait di dalamnya

Heksosa (hexose) : Karbohidrat yang berupa rantai dengan enam atom karbon, misalnya glukosa dan fruktosa; karbohidrat ini dikelompokkan sebagai aldoheksosa, bergantung kepada adanya sifat aldehida atau keton

Heliofit (heliophyte) : Tanaman yang tumbuh dengan subur pada tempat yang mendapat sinar matahari; lawannya skiafit, tanaman teduh

Heliofobi (heliophobic) : Sifat makhluk hidup yang selalu berusaha menjauhi sinar matahari

Heliotaksis (heliotaxis) : Reaksi yang diberikan oleh makhluk hidup terhadap rangsangan yang berasal dari sinar matahari

Heliotropisme (heliotropism) : Peristiwa membengkoknya batang, tangkai daun, atau gagang bunga kearah cahaya matahari; contoh: bunga matahari berpaling ke arah matahari

Helmintologi (helminthology) : Ilmu yang mempelajari seluk-beluk kehidupan cacing parasit, yang pada umumnya berupa cacing helmintes

Hemasit (hemacyte) : Benda darah atau yang berkaitan dengan darah

Hematoblas (hematoblast) : Sel yang akan berkembang menjadi sel darah merah; trombosit

Hemiselulosa (hemicelluloses) : Polisakarida yang berantai panjang yang terbentuk dari beberapa macam monosakarida (arabinosa, xilosa, manosa, atau galaktosa), merupakan bagian dari dinding sel pada tumbuhan terutama pada jaringan yang mengandung lignin; juga banyak terdapat pada gom dan lendir berbagai tumbuhan

Hemofagus (hemophagous) : Sifat makhluk hidup yang suka makan/ mengisap darah

Hemophilia (hemophilia) : Keadaan yang timbul bila darah sukar membeku kalau terluka; merupakan penyakit keturunan pada manusia dan hanya pada laki-laki

Hemoglobin (hemoglobin) : Pigmen protein yang mengandung zat besi, terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) dan berfungsi (terutama) dalam pengangkutan oksigen dari paru-paru ke semua sel jaringan tubuh

Herbarium (herbarium) : Sekumpulan contoh tumbuhan yang diawetkan dengan cara dikeringkan; herbarium yang baik dan berguna adalah yang diberi nama, disimpan, dan diatur berdasarkan sistem klasifikasi

Herbivora (herbivore) : Hewan pemakan tumbuh-tumbuhan; istilah ini biasanya dipakai untuk binatang golongan tinggi atau vertebrata; untuk kelompok lain atau binatang pada umumnya digunakan istilah fotofagus; contoh: sapi, kambing, biri-biri

Hermafrodit (hermaphrodite) : Keadaan individu hewan yang memiliki kedua macam organ reproduksi, yaitu jantan dan betina; pada tumbuhan tingkat tinggi istilah ini berlaku apabila satu kuntum bunga memiliki benang sari dan putik; contoh: bekicot, kembang sepatu

Hermafroditisme (hermaphroditism) : Keadaan dimilikinya sifat hermafrodit oleh suatu individu atau takson

Heterofit (heterophyte) : Tumbuhan tingkat rendah yang tidak  mempunyai klorofil, yang hidupnya menumpang secara parasit pada tumbuhan hidup lainnya atau secara saprofit pada tumbuhan atau hewan mati

Heterogamet (heterogamete) : Satu di antara dua gamet yang berlainan kelamin dan dapat dibedakan satu sama lain

Heterogami (heterogamy) : 1. Perkawinan antara dua gamet yang berbeda; 2. Dalam zoology: pergantian dua cara reproduksi seksual pada generasi berturut-turut, misalnya parthenogenesis atau singami pada kutu daun atau Aphid

Heterogen (heterogenous) : Keadaan suatu kumpulan seperti jaringan, komunitas atau kelompok lainnya yang unsur-unsurnya tidak sama atau tidak seragam

Heterostili (heterostyly) : Sifat bunga yang panjang putik dan tangkai putiknya berbeda-beda di antara individu jenis tumbuhan yang sama

Heterotalus (heterothallus) : Sifat miselium suatu koloni yang tidak mampu melakukan perkawinan tanpa adanya miselium koloni lain

Heterotrofik (heterotrophic) : Ketergantungan hidup kepada makhluk lain karena memerlukan senyawa organik sebagai sumber utama energinya; hampir semua jamur dan bakteri boleh dikatakan bersifat heterotrofik

Heterozigot (heterozygote) : Zigot atau individu yang terbentuk dari gamet-gamet yang tidak sama atau yang mengandung gen-gen yang tidak sama; dalam genetika contohnya dapat diartikan sebagai Aa

Hibernasi (hibernation) : Keadaan istirahat total pada binatang di musim dingin; dalam keadaan ini semua proses metabolisme di dalam tubuh sangat minimum sehingga tidak terjadi banyak pembakaran yang membutuhkan energi; oleh karena itu, binatang yang sedang mengalaminya pada umumnya tidak memerlukan makanan

Hybrid antarjenis (interspecific hybrid) : Individu atau kelompok individu tumbuhan atau hewan yang merupakan hasil perkawinan silang antara individu yang berbeda jenisnya

Hybrid antarmarga (intergeneric hybrid) : Individu atau kelompok individu tumbuhan atau hewan yang merupakan hasil perkawinan silang antara individu yang berbeda marganya

Hidatoda (hydathode) : Bentukan seperti kelenjar yang terutama terdapat pada daun dan yang mengeluarkan cairan berupa air

Hidrofili (hydrophilous) : Sifat tumbuh-tumbuhan  yang menyesuaikan diri untuk diserbukkan oleh air

Hidrofit (hydrophyte) : Tumbuhan yang telah menyesuaikan cara hidupnya dengan lingkungan yang berair ; contoh: pohon bakau

Hidrokarbon (hydrocarbon) : Setiap senyawa kimia yang hanya mengandung atom-atom hidrogen dan karbon saja, misalnya karoten

Hidrokori (hydrochory) : Proses penyebaran biji yang terjadi karena air atau dengan bantuan air (aliran air atau tekanan air hujan); contoh: biji bakau, kelapa, disebarkan oleh arus air (air sungai atau air laut)

Hidrolisis (hydrolysis) : Penguraian kimiawi suatu senyawa menjadi senyawa lain dengan mengikat unsur-unsur air

Hidroponik (hydroponics) : Ilmu tentang cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah; biasanya dikerjakan dalam ruangan kaca dengan menggunakan medium air yang berisi zat hara

Hidrotropisme (hydrotropism) : Gerakan tumbuhan atau bagiannya menuju pengaruh/ rangsangan air atau kelembaban

Hifa (hypha) : Deretan atau rantai sel yang membentuk rangkaian berupa benang; hifa merupakan kesatuan dasar penyusun talus atau tubuh jamur

Hifa generatif (generative hypha) : Hifa utama tubuh buah jamur Basidiomycetes, berfungsi sebagai pembentuk tipe hifa lainnya (hifa pengikat dan hifa kerangka); umumnya berdinding tipis, berprotoplasma hidup, bercabang, bersekat dengan atau tanpa hubungan ketam, kadang-kadang menjadi menggelembung

Hifa pembentuk askus (ascogenous hypha) : Hifa khusus yang keluar dari askogonium yang sudah dibuahi dan kemudian akan membentuk askus

Hilum (hilum) : 1. Bagian kulit biji yang menempel atau berhubungan dengan gagang biji (tanda bekas menempelnya biji pada gagang biji); 2. Bagian butir tepung, merupakan pusat lapisan-lapisan tepung yang tersusun melingkar; 3. Cekungan pada organ, seperti paru-paru, ginjal, dan limpa, tempat pembuluh-pembuluh darah dan saraf masuk atau keluar

Hipantium (hypanthium) : Dasar bunga yang bentuknya cekung seperti mangkuk

Hiperparasit (hyperparasite) : Makhluk hidup yang menjadi parasit pada parasit lain

Hipersensitif (hypersensitive) : 1. Sifat inang berupa reaksi yang drastis terhadap serangan pathogen sehingga jaringan yang terinfeksi tadi tidak menjalar lebih lanjut; 2. Reaksi inang yang peka terhadap penyakit untuk menghindari kerusakan hebat akibat serangan penyakit itu

Hipertensi (hypertension) : Tekanan darah (denyut jantung) yang lebih tinggi dari normal karena penyempitan pembuluh darah atau gangguan lainnya

Hipobasidium (hypobasidium) : Bagian bawah perlengkapan-perlengkapan basidium pada Heterobasidiomycetidae

Hipoblas (hypoblast) : Penunjang atau suspensor yang terdapat pada embrio rumput-rumputan

Hypodermis (hypodermis) : Lapisan atau beberapa lapisan sel yang khas yang terdapat di bawah epidermis; bentuknya berbeda dengan jaringan-jaringan di bawahnya; pada daun tumbuhan pinus, lapisan ini mengeras dan membentuk lapisan penguat

Hipofisis (hypophysis) : Sel teratas suspensor pada embrio Angiospermae yang nantinya akan menghasilkan bagian akar dan tudung akar

Hipogeal (hypogeal) : Sifat tumbuh di bawah permukaan tanah

Hipogin (hypogynous) : Keadaan bila hiasan bunga dan benang sari tertanam di bawah bakal buah

Hipokotil (hypocotyl) : Bagian bakal batang pada kecambah (tumbuhan anakan) di bawah kotiledon

Hipoteka (hypotheca) : Cangkang diatom yang terletak di bawah/ dalam

Histogenesis (histogenesis) : Proses asal atau cara terbentuknya jaringan

Histologi (histology) : Ilmu tentang susunan jaringan binatang atau tumbuhan

Holobentik (holobenthic) : Sifat makhluk untuk hidup di dasar laut pada kedalaman tertentu sepanjang hidupnya

Holoblastik (holoblastic) : 1. Pada zigot hewan, zigot yang mengalami pembelahan; terjadi pada telur yang mengandung sedikit atau cukup kuning telur; 2. Sifat sel pembentuk kolidium yang dalam pembentukkannya melibatkan semua lapisan dinding luar dan dalamnya; holoblastik menghasilkan blastopora, simpodulospora, dan aleurospora

Holoepifit (holoepiphyte) : Epifit sejati; lawannya adalah hemiepifit atau setengah epifit

Holofit (holophyte) : Tumbuhan yang hidup dari makanan anorganik dan hasil fotosintesis; lawannya heterofit; contoh: ubi, nangka, jati, padi

Holofitik (holophytic) : Kemampuan makhluk membentuk senyawa organik dari unsur-unsur mineral secara fotosintesis seperti tumbuhan tinggi; lawannya holozoik

Holotipe (holotype) : Spesimen atau unsur lain yang dipakai oleh seorang pembuat tata nama suatu tumbuhan atau hewan baru

Holozoik (holozoic) : Sifat makhluk yang mengambil makanan dari lingkungannya dalam bentuk padat; lawannya holofitik

Homeostasis (homeostasis) : Pemeliharaan keseimbangan antara keadaan dalam tubuh dan keadaan sekeliling

Homogen (homogeneous) : Keadaan suatu kumpulan, misalnya jaringan atau larutan yang keadaan unsur-unsur penyusunnya serba sama

Homogeni (homogeny) : lihat homologi

Homogenitas (homogeneity) : Keadaan atau kualitas substansi, larutan, populasi, atau yang lain yang homogen

Homogoni (homogony) : Sifat bunga yang benang sari dan putiknya sama

Homologi (homology) : Sama asal-usulnya sehingga menunjukkan adanya hubungan kekerabatan sekalipun bentuk, susunan, atau fungsi mungkin berlainan; organ sejenis hewan dikatakan homologi dengan organ jenis hewan lainnya jika kedua organ tadi memiliki kesamaan dalam struktur dan/atau posisi satu sama lain, misalnya sayap kelelawar dan kaki anjing

Homonim (homonym) : Nama suatu takson hewan atau tumbuhan yang ditolak karena nama tersebut telah digunakan untuk nama takson lain yang setingkat

Homostili (homostyly) : Keadaan bila semua bunga pada jenis tumbuhan tertentu mempunyai putik dan benang sari yang sama panjangnya

Homotalus (homothallus) : Sifat miselium suatu koloni yang mampu melakukan perkawinan; fungsi kelamin yang berlawanan dilakukan oleh sel-sel yang berlainan pada satu miselium; lihat heterotalus

Homozigot (homozygote) : Zigot atau individu yang terbentuk dari gamet-gamet yang sama atau homolog yang mengandung gen-gen yang sama

Hormogonium (hormogonium) : Bagian tangkai gagang yang nantinya dapat melepaskan diri dan bertindak sebagai alat perkembangbiakan

Hormon (hormone) : Senyawa organik yang khas, dihasilkan oleh organ tertentu tumbuhan atau hewan, kemudian dikirim ke bagian tubuh lain untuk membantu mengatur proses kehidupan sehingga terlihat pengaruhnya secara efektif ke seluruh tubuh; pada tumbuhan disebut auksin atau fitohormon

Hormon luka (wound hormone) : Hormon yang merangsang terbentuknya jaringan baru dari bagian tepi luka yang kemudian menutupi luka

Hormon tumbuh (growth hormone) : Hormon yang memacu pertumbuhan; pada tumbuhan, misalnya auksin yang memacu pertumbuhan pucuk; pada manusia, misalnya hormon kelenjar hipofisis yang memacu pertumbuhan tulang dan otot

Hortikultura (horticulture) : Seluk-beluk kegiatan atau seni bercocok tanam sayur-sayuran, buah-buahan, atau tanaman hias

Humus (humus) : Bahan organik, terutama yang berasal dari daun dan bagian-bagian tumbuhan lainnya, yang menjadi hancur sesudah mengalami proses pelapukan di atas permukaan tanah, berwarna hitam, banyak mengandung unsur hara yang diperlukan tumbuhan

Hutan bakau (mangrove forest) : Hutan di daerah dekat pantai yang dipengaruhi air payau; hutan ini biasanya dihuni oleh jenis-jenis bakau (Rhizophora sp), api-api (Avicennia sp), dan pedada (Sonneratia sp)

Hutan basah tropis (tropical rain forest) : Hutan daerah dataran rendah tropis yang beriklim basah (banyak hujan), kaya akan tumbuh-tumbuhan yang ditumbuhi liana besar-besaran dan epifit; hutan semacam ini selalu hijau sepanjang tahun dan tidak dipengaruhi musim

Hutan kerangas (heath forest) : Tipe hutan tropis yang umumnya terdapat di Kalimantan yang setelah ditebang atau dibakar tidak dapat ditanami padi karena mempunyai tanah podsol dengan pH 3-4 dan kandungan hara rendah

Hutan monsun (monsoon forest) : Formasi tropis subtropik yang pohon-pohonnya mengalami gugur daun secara musiman karena pengaruh musim (misalnya kekeringan)

Hutan perawan (virgin forest) : Hutan asli; hutan yang belum pernah dibuka (ditebang)

-hutan
Kehutanan
(forestry) : Cabang ilmu yang berhubungan dengan pengembangan, pembinaan, pengelolaan, dan seluk-beluk hutan

________________________________________________________
sumber : Kamus Biologi Untuk Pelajar, (Depdikbud)

Baca Selengkapnya >>

Pembahasan Soal UN Biologi SMP/MTS

1. Dalam pengamatan sel bawang merah sering diberi larutan biru metilen. Tujuan penambahan biru metilen tersebut adalah . . . .

A.    Menambah sitoplasma
B.    Mengamati inti sel
C.    Memperjelas dinding sel
D.    Mengetahui letak membrane sel

Jawaban : B
Bahasan : biru metilen yang ditambahkan dalam pengamatan sel bawang merah di bawah mikroskop dapat memperjelas inti sel
2.Dalam suatu pengamatan di lapangan, ditemukan jenis tanaman dengan cirri-ciri sebagai berikut :
(1)    Berkembangbiak dengan spora
(2)    Belum mempunyai jaringan pengangkut
(3)    Bentuk lembaran-lembaran
(4)    Daun berwarna hijau dengan tepi berlekuk seperti cuping
(5)    Tumbuh menggerombol, di atas tanah
Berdasarkan cirri-ciri di atas dapat disimpulkan bahwa tanaman tersebut termasuk jenis tanaman . . . .

A.    Lumut daun
B.    Lumut hati
C.    Paku-pakuan
D.    Ganggang hijau

Jawaban : B
Bahasan : ciri-ciri tumbuhan lumut hati (Hepaticeae) :
1.    Berkembangbiak dengan spora
2.    Belum mempunyai jaringan pengangkut
3.    Tubuhnya berbentuk lembaran
4.    Daun dengan tepi berlekuk-lekuk
5.    Tumbuh bergerombol di tempat lembab

3.Perhatikan gambar berikut!
 
Bentuk strobilus semacam ini dimiliki oleh . . . .

A.    Melinjo
B.    Pakis
C.    Dammar
D.    Pinus
Jawaban : DBahasan : bentuk strobilus pada gambar adalah strobilus  jantan pada pinus (Pinus merkusii)
4.Perkembangan belalang mulai dari telur sampai menjadi belalang dewasa mengalami metamorfosis tidak sempurna, karena . . . .

A.    Pertumbuhan belalang tidak melalui masa kepompong
B.    Perkembangan belalang melewati masa kepompong
C.    Pertumbuhan dan perkembangan belalang tidak mengalami bertelur
D.    Perkembangan belalang berada di padang rumput
Jawaban : ABahasan : metamorphosis tidak sempurna = telur – nimfa – imago
Contoh : belalang
Jadi perkembangan belalang tidak melalui masa kepompong (pupa)

5.Perhatikan gambar berikut!
 
 Tulang kering dan sendi engsel berturut-turut ditunjukkan nomor  . . . .

A.    3, 4                C.   1, 3
B.    2, 3                D.   1, 2
Jawaban : C
Bahasan :
tulang kering dan sendi engsel berturut-turut ditunjukkan nomor 1 dan 3, sedangkan nomor 2 menunjukkan tulang paha, dan  nomor 4 menunjukkan tulang betis.
6.Gangguan pada pangkal usus duabelas jari disebabkan sekresi cairan lambung masuk ke dalam usus duabelas jari sehingga asam disebut . . . .

A.    Melabsorpsi
B.    Gastritis
C.    Konstipasi
D.    Ulkus peptikum
Jawaban : B
Bahasan :
gastritis merupakan gangguan pada pangkal usus duabelas jari yang disebabkan oleh kelebihan asam dalam lambung
7.Pernyataan:
(1)    Otot antar tulang rusuk berkontraksi menyebabkan tulang rusuk terangkat
(2)    Otot tulang rusuk relaksasi kembali pada posisi semula
(3)    Diafragma berkontraksi sehingga menjadi datar
(4)    Diafragma relaksasi bentuknya menjadi melengkung kembali seperti semula
Proses pernapasan dada sesuai dengan pernyataan nomor . . . .

A.    (1) dan (2)
B.    (2) dan (4)
C.    (1) dan (3)
D.    (3) dan (4)
Jawaban : A
Bahasan : proses pernapasan dada :
1.    Inspirasi = otot antar tulang rusuk berkontraksi – tulang rusuk terangkat volume rongga dada membesar – tekanan udara menurun – udara masuk.
2.    Ekspresi = otot tulang rusuk relaksasi – tulang rusuk turun kembali – volume rongga dada mengecil – tekanan udara naik – udara keluar.
8.Perhatikan bagan di peredaran darah manusia berikut ini!

Darah yang paling kaya oksigen berada dalam pembuluh darah nomor . . . .

A.    4
B.    3
C.    2
D.    1
Jawaban : ABahasan : darah yang paling kaya oksigen berada dalam pembuluh nadi atau arteri
9.Jaringan parenkim yang terdapat pada daun adalah . . . .

A.    Bunga karang dan stomata
B.    Epidermis dan floem
C.    Palisade dan bunga karang
D.    Palisade dan epidermis
Jawaban : C
Bahasan :
parenkim daun :
1.    Palisade (jaringan tiang) --> tempat fotosintesis
2.    Spons (bunga karang) --> tempat fotosintesis dan menyimpan sementara hasil fotosintesis
10.Factor-faktor berikut ini mempengaruhi naiknya air menuju daun, kecuali . . . .

A.    Kandungan air tanah
B.    Tekanan akar
C.    Daya isap daun
D.    Kapilaritas pembuluh
Jawaban : A
Bahasan :
faktor-faktor yang mempengaruhi naiknya air menuju daun :
1.    Daya tekan akar
2.    Daya isap daun
3.    Daya kapilaritas
4.    Pengaruh sel-sel hidup
11. Gerak membelit sulur tanaman kacang panjang pada kayu tempat tumbuhnya disebut gerak . . . .

A.    Tigmonasti
B.    Tigmotropisme
C.    Fototropisme
D.    Seismonasti
Jawaban : B
Bahasan : tigmotropisme adalah gerak tropisme karena rangsangan sentuhan benda yang lebih keras. Contohnya geak membelit sulur pada tanaman kacang panjang, mentimun, dan markisa.
12.Jenis organisme yang dapat membunuh sel dan merusak aktifitas metabolism dengan mengeluarkan enzim ke dalam sel tanaman adalah jenis . . . .

A.    Jamur kupas
B.    Fusarium oxysporum
C.    Phythopthora infestant
D.    Jamur layu daun
Jawaban : C
Bahasan :
Phythopthora infestant adalah suatu jamur yang menyerang tanaman kentang dengan mengeluarkan enzim ke dalam sel tanaman kentang sehingga dapat membunuh sel dan merusak aktifitas metabolism.
13.Perhatikan gambar ginjal berikut ini!

 Medulla dan ureter ditunjukkan gambar dengan nomor . . . .

A.    1, 6
B.    2, 5
C.    3, 7
D.    1, 4
Jawaban : C
Bahasan :
Keterangan gambar ginjal :
1.    Kapsula Bowmann
2.    Korteks
3.    Medulla
4.    Arteri
5.    Vena
6.    Piala ginjal
7.    Ureter
14.Pernyataan :
(1)    Mengeluarkan urea, amoniak, asam ureat
(2)    Memproduksi protrombin
(3)    Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
(4)    Mengubah provitamin D menjadi vitamin D
(5)    Menghasilkan getah empedu
Di antara pernyataan tersebut yang sesuai dengan fungsi hati adalah . . . .

A.    (1), (2), (3)
B.    (1), (3), (5)
C.    (3), (4), (5)
D.    (2), (3), (4)
Jawaban : B
Bahasan :
fungsi hati :
(1)    Mengeluarkan urea, amoniak, asam ureat
(2)    Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
(3)    Menghasilkan getah empedu
(4)    Menawarkan racun
(5)    Tempat perombakan sel darah  merah
15.Jenis penyakit yang dapat merusak kekebalan tubuh adalah . . . .

A.    AIDS
B.    Klamidia
C.    Gonorhoe
D.    Sifilis
Jawaban : A
Bahasan :
AIDS disebabkan oleh virus HIV yang dapat menghilangkan daya kekebalan tubuh, dengan menyerang sel-sel darah putih T4, sehingga sel darah putih tersebut tidak dapat memproduksi antibodi.
16.Mekanisme terjadinya gerak refleks adalah . . . .


A.    Indera -> sensorik -> otak -> motorik -> alat gerak
B.    Indera -> motorik -> otak -> sensorik -> alat gerak
C.    Reseptor -> sensorik -> konektor -> motorik -> efektor
D.    Reseptor -> motorik -> otak -> sensorik -> alat gerak
Jawaban : C
Bahasan :
mekanisme gerak reflex : reseptor -> saraf sensorik -> saraf konektor -> saraf motorik -> efektor
17.Ujung syaraf berselaput pad bagian kulit yang peka terhadap rangsang sentuhan dan rabaan adalah korpuskel . . . .

A.    Meissner
B.    Pacini
C.    Krause
D.    Ruffini
Jawaban : A
Bahasan :
ujung saraf :
1.    Berselaput (Korpuskel)
-    Meissner : untuk sentuhan
-    Pacins : untuk tekanan
2.    Tak berselaput (ujung saraf bebas)
-    Krause : reseptor dingin
-    Ruffini : reseptor panas

18.Perhatikan gambar berikut ini!

Alat untuk memperoleh makanan pada gambar di samping sesuai digunakan sebagai alat . . . .

A.    Penusuk dan pengisap
B.    Pengisap madu
C.    Penggigit makanan
D.    Penjilat makanan
Jawaban : B
Bahasan : alat untuk memperoleh makanan pada gambar dimiliki oleh kupu-kupu, yang sesuai digunakan sebagai alat penghisap madu.
19.Sifat dari suatu organisme yang tidak muncul karena terkalahkan oleh pemunculan sifat lain yang sejenis, disebut . . . .

A.    Dominan
B.    Intermediate
C.    Heterozigot
D.    Resesif
Jawaban : D
Bahasan :
istilah-istilah dalam genetikal antara lain:
1.    Dominan : gen yang mengalahkan gen lain yang sejenis, dan muncul pengaruhnya dalam fenotip
2.    Resesif : gen yang kalah dan tidak muncul pengaruhnya
3.    Homozigot : genotip yang tersusun atas pasangan gen yang sama
4.    Heterozigot : genotip yang tersusun atas pasangan gen yang tidak sama
5.    Genotip : sifat organisme yang tidak tampak
6.    Sifat organisme yang tampak
7.    Intermediet : suatu sifat tidak dominan dan tidak resesif
20.Perhatikan bagan persilangan berikut ini!
 
Genotip keturunan pertama persilangan tersebut adalah . . . .


A.    BBMm                C. BbMm
B.    BBMM                D. BbMM
Jawaban : C
Baca Selengkapnya >>

Materi Kelas VII

Materi Kelas VIII

Materi Kelas IX

Materi Kelas X

Materi Kelas XI

Materi Kelas XII